Setiap musim libur lebaran biasa dijadikan momen untuk bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak saudara ke kampung halaman.

Ada masyarakat yang memanfaatkan sepeda motornya sebagai alat transportasi ke kampung halaman, tapi ada juga yang meninggalkan sepeda motornya di rumah. Kedua kondisi tersebut jelas memerlukan perlakuan berbeda.

Untuk sepeda motor yang akan digunakan untuk perjalanan jarak jauh, maka pengendara wajib memastikan kondisi komponen sepeda motornya dalam kedaan baik. Demikian juga untuk pemudik yang kendaraan sepeda motornya ditinggalkan di rumah, harus memastikan kendaraannya aman dan siap pakai setelah kembali ke rumah.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perjalanan jauh dengan sepeda motor, diantaranya :

Sistem Pengereman

Lakukan pemeriksaan secara menyeluruh pada sistem pengereman untuk memastikan seluruh bagian ini masih dalam kondisi normal dan berfungsi dengan baik.

Sistem Penerangan

Periksa semua kondisi lampu, baik lampu depan, lampu belakang, lampu rem dan juga lampu sein. Pastikan lampu dan saklarnya berfungsi dan dalam kondisi baik.

Rantai / CVT

Jika motor tipe bebek atau sport, maka periksa kondisi rantai dan girnya, apakah ada tanda keausan seperti rantai tidak kencang, tak bergerak dengan lancar atau link - link rantai sudah banyak yang longgar serta mata gir terlihat mulai meruncing.

Jika tanda tersebut terlihat, maka gantilah gir dan rantai dengan yang baru agar performa motor lebih baik dan sepeda motor siap diajak melakukan perjalanan jauh.

Sedangkan untuk motor skutik, maka lakukan pemeriksaan kondisi CVTnya. Seperti komponen pulley, roller serta drive beltnya.

Suspensi

Lakukan pemeriksaan suspensi dari kebocoran agar suspensi dalam kondisi normal dan berfungsi dengan baik.

Ban

Pastikan ban depan dan belakang masih dalam kondisi baik. Periksa dan pastikan kembangan ban masih tebal dan tidak ditemukan retakan pada dinding ban serta pastikan tekanan angin sudah sesuai anjuran. Pemeriksaan Roda terhadap kelancaran berputar, keolengan untuk memastikan bearing roda aman

Sistem Injeksi

Untuk mengetahui kondisi sistem injeksi bekerja dengan baik, bisa dilihat dari lampu Malfunction Indicator Lamp (MIL) di bagian panel meter. Jika indicator MIL menyala atau berkedip, segera bawa sepeda motor ke bengkel AHASS terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan dan perbaikan.

Busi

Periksa dan pastikan bagian elektroda busi masih dalam kondisi baik agar proses pembakaran di dalam ruang bakar tetap sempurna.

Oli

Karena akan melakukan perjalanan jauh, gantilah oli mesin sesuai dengan spesifikasinya agar komponen mesin dapat bekerja dengan sempurna.

Filter Udara

Lakukan pemeriksaan dan pembersihan pada bagian filter udara. Jika filter masih dalam kondisi bagus, maka cukup lakukan pembersihan. Tapi jika kondisi filter sudah jelek, kotor dan rapuh, ada baiknya lakukan penggantian.

Aki / Battery

Pastikan aki atau battery dalam keadaan baik serta pastikan juga tegangan aki sesuai dengan standar pabrikan.

Sementara untuk sepeda motor yang akan ditinggal mudik, perhatikan beberapa tips berikut :

1.Tinggalkan sepeda motor dalam kondisi bersih dan kering untuk menghindari terjadinya korosi atau karat selama ditinggal mudik.

2. Kurangi volume bahan bakar yang tersimpan didalam tangki.

3. Cabut kabel di terminal aki motor supaya aliran listrik dari aki tidak terus mengalir yang berpotensi membuat aki soak.

4. Simpan di tempat aman dan tidak terkena panas dan hujan. Sebaiknya berada di dalam ruangan.

5. Berdirikan motor dengan standar ganda. Sebaiknya beri alas kayu atau karton pada permukaan ban yang menempel ke lantai.

6. Pastikan sepeda motor sudah dikunci dengan aman. Tutupi motor dengan tudung atau sarung motor.

7. Saat pertama kali menghidupkan sepeda motor setelah kembali ke rumah, jangan langsung dihidupkan dan digeber-geber. Sebab kondisi oli masih belum bersikulasi dengan sempurna.

8. Sebaiknya, hidupkan sepeda motor dengan kick starter untuk mengurangi beban kerja dinamo starter dan aki.

Sumber : https://www.astra-honda.com/article/perawatan-sepeda-motor-saat-lebaran